Showing posts with label manchester city. Show all posts
Showing posts with label manchester city. Show all posts

Friday, 17 April 2015

Tips FPL [Gameweek 33]: Jebakan Batman

"Dari sejumlah lubang-lubang di GW 33 ini, jangan sampai salah pijak. Selain pertandingannya sedikit ternyata pemain yang cedera justru cukup banyak."
Ada jebakan Batman di Fantasy Premier League Gameweek 33. Salah pilih maka poin yang sudah berpotensi sedikit akan menyusut.

Piala FA membuat sejumlah manajer FPL tidak dapat mengandalkan pemain dari Liverpool dan Arsenal. Padahal the Reds akan menghadapi Hull City dan itu artinya panen poin. Namun, lupakan itu karena tidak akan terjadi.

Kini para manajer FPL dihadapkan pada tujuh pertandingan GW 33, salah satunya mempertemukan dua dari empat tim teratas klasemen, Man. United bertandang ke Chelsea. Sementara Man. City mencoba memperbaiki performa mereka ketika melawan West Ham United.

Bila tidak yakin dengan peroleh poin di sejumlah laga tersebut, maka Crystal Palace dengan lini depan yang tengah panas, Everton menjamu Burnley si calon terdegradasi dan Leicester yang mengalami kemenangan di dua laga terakhir boleh dipilih.

Dari sejumlah lubang-lubang di GW 33 ini, jangan sampai salah pijak. Selain pertandingannya sedikit ternyata pemain yang cedera justru cukup banyak.

Blind, Gomis, Carrick, Clichy, Rojo, Milner, Jones, Sissoko, Costa masuk dalam daftar merah yang sudah pasti absen. Sementara kondisi Lukaku, Remy, Pieters, Ideye diragukan. Belum lagi beberapa pemain mendapat larangan bertanding.

Melakukan transfer melewati kuota mungkin dilakukan sebagian besar manajer FPL, asal jangan kalap. Terlebih lagi bila ada sejumlah penggawa Liverpool di tim Anda. Ingat mereka tampil dua kali di GW selanjutnya.

Pertandingan Pilihan
Chelsea vs Man. United
Bahkan dengan penampilan Man. United yang sedang bagus-bagusnya kans Chelsea untuk menang di Stamford Bridge tetap besar.

Chelsea bagaimana pun berada di puncak klasemen bukan tanpa alasan. Sepanjang 2015 the Blues baru kalah sekali. Pasukan Mourinho juga dikenal sebagai tim dengan pertahanan kokoh musim ini. Bagi manajer yang mengandalkan Ivanovic paham betul soal ini.

Tapi sanggupkah tuan rumah menahan gawang mereka tidak kebobolan dari Mata, Fellaini, Rooney, dan Young? Tottenham, Liverpool, dan Man. City sudah merasakan bahayanya lini depan the Red Devils.

Gol pasti akan terjadi. Memilih siapa yang mencetak gol dari kedua tim merupakan soal lain, namun pelaku biasa seperti Ivanovic, Hazard, Mata, Rooney, Oscar, Drogba jadi opsi yang lumrah.

Boleh Nih
Juan Mata - Mata (8,5 Pound) selalu menyumbangkan poin atau asis pada tiga pertandingan terakhir Man. United. Ia dipastikan menjadi andalan saat berkunjung ke London.
Jamie Vardy - Vardy (4,6) merupakan andalan lini depan Leicester di mana the Foxes sukses mencetak delapan gol pada tiga pertandingan terakhir. 
Leighton Baines - Burnley calon tim yang terdegradasi dan hanya mengumpulkan delapan poin dari 15 laga tandang. Keuntungan pun berada di pihak Baines (7,0) dan kawan-kawan.

Nanti Dulu
Ashley Young - GW yang lalu penampilannya gemilang. Tapi Lord Young (4,9) bagai dua sisi mata uang. Kita tidak tahu sisi mana yang akan muncul.
Harry Kane - Kapten dari Tottenham ini gagal mencetak gol pada dua pertandingan tandang terakhir. Sanggupkah Kane (6,5) mengubahnya di St. James Park?
Sergio Aguero - 50/50. Aguero (12,5) tampak sudah mendapatkan ketajamannya kembali. Meski begitu penampilan Man. City secara keseluruhan tetap buruk.

Kapten
Glenn Murray - Pemain yang satu ini jelas bukan pilihan populer, hanya 4,3% manajer FPL yang mengandalkan Murray (5,3). Namun, ia berhasil meraih 39 poin dari empat GW terakhir. Mencari pemain pembeda? Murray orangnya!

Friday, 10 April 2015

Tips FPL [Gameweek 32]: Main Tandang

"The Citizens akan sangat diunggulkan atas Man. United, bila pertemuan mereka terjadi dua atau tiga bulan sebelum pekan ini, namun keadaan telah berubah."
Laga-laga kandang biasanya memberikan lebih banyak poin, biasanya, tapi di Gameweek 32 anggapan tersebut dikesampingkan dahulu.

Pasalnya, tiga dari empat tim teratas dari klasemen Premier League memainkan pertandingan mereka di kandang lawan. Arsenal mengunjungi Turf Moor, Chelsea melawat ke Loftus Road, sedangkan Man. City punya hajatan derby Manchester di Old Trafford. 

Bagi Arsenal, Burnley memang salah satu tim papan bawah. Tapi melihat bagaimana Tottenham Hotspur menyulitkan diri sendiri untuk memasukkan bola ke gawang Heaton, maka the Gunners tahu kebanyakan mengoper bola antara mereka sendiri dan hasil yang sama kemungkinan besar terulang.

Ingat bagaimana harapan terhadap Kane untuk meraup gol kandas begitu saja? Tentu para manajer FPL tidak ingin hal serupa terjadi pada Giroud di GW 32.

Sementara pemuncak klasemen Chelsea kehilangan kehadiran Costa di lini depan. Sumber gol utama the Blues dan pencetak gol terbanyak liga. Juru selamat bagi para manajer FPL yang koceknya tidak cukup dalam untuk memilih Aguero. Kini Remy menjadi penyerang utama yang diandalkan menghadapi QPR.

Kemudian, Man. City. The Citizens akan sangat diunggulkan atas Man. United, bila pertemuan mereka terjadi dua atau tiga bulan sebelum pekan ini, namun keadaan telah berubah.

Performa juara bertahan Premier League sedang buruk. Amat buruk. Man. City yang menjadi pesaing terdekat Chelsea kini berusaha bertahan untuk tetap maju ke Liga Champions.

Dan sebaliknya pasukan Van Gaal begitu optimistis membuktikan Man. United bukan sekadar nama besar.

Pertandingan pilihan
Sudah rutin bahwa pertandingan yang masuk pertandingan pilihan adalah yang memiliki potensi mendapatkan banyak poin, tapi untuk GW 32 derby Manchester pantas dibicarakan.

Berkaca pada hasil-hasil derby Manchester, anak-anak asuh Pellegrini tetap diunggulkan karena kemenangan terakhir the Red Devils terjadi pada 9 Desember 2012. 

Itu pun terjadi karena gol menit terakhir saat bola tendangan Van Persie membentur kaki Nasri. Tidak ada jaminan Man. United sebagai tuan rumah akan menang. 

Yang pasti Anda tidak ingin memilih bek dari dua tim ini. Masih ada Fonte, Bertrand atau Clyne dari Southampton yang bermain di St. Mary's.

Untuk lini tengah Mata dan Silva boleh diperdebatkan. Mata telah mengumpulkan 22 poin sejak dipercaya tampil oleh Van Gaal pada tiga GW terakhir. Gelandang bernilai 8,4 Pound ini juga pemilik poin tertinggi di lini tengah Man. United. Begitu juga dengan Silva di lini tengah Man. City.

Di lini depan, Rooney yang mencetak empat gol dari lima (di mana ia gagal mencetak gol penalti ke Liverpool) masih dapat diandalkan. Sementara, Aguero yang nilai jual-belinya kembali turun (0,5 sejak GW 30) menjadi satu-satunya pilihan Pellegrini sebagai ujung tombak.

Boleh nih
Loic Remy - Drogba jelas tidak akan tampil 90 menit dan pesepak bola berharga 7,1 Pound ini sudah seharusnya jadi pilihan pertama para manajer FPL yang percaya dengan Chelsea.
Olivier Giroud - Bahkan saat Giroud tampak tidak akan mencetak gol ke Liverpool pekan lalu pemain bernilai 8,8 Pound ini tetap mendapatkannya.
Glenn Murray - Penyerang yand dibanderol 5,1 Pound memanen 24 poin pada 2 GW terakhir dan Palace memenangkan empat dari lima laga tandang terakhir mereka.

Kapten
Olivier Giroud - Sanggupkah Giroud melakukan apa yang Kane tidak bisa? Bahan banter yang cocok untuk derby London utara. :D

Monday, 3 November 2014

Man. United Punya Satu Tugas dan Mereka Gagal Melakukannya

Dari jauh-jauh hari sebelum derby Manchester, Manchester United sudah tahu tugas utama yang harus mereka lakukan saat bertandang melawan Manchester City, meski begitu tim asuhan Louis van Gaal tetap saja gagal melakukannya.

Oke, mungkin tidak benar-benar satu tugas. Tapi, bila yang satu ini gagal maka yang lain menjadi tidak berarti. Tugas yang dimaksud adalah menjaga pergerakan sumber gol Man. City, Sergio Aguero.

Kompatriot Aguero di Man. United, Marcos Rojo, sadar akan pentingnya hal tersebut. Toh, mantan menantu Diego Maradona itu memang akan selalu disorot. Sebelum derby dilangsungkan, ia telah mencetak 15 gol bagi the Citizens dari 16 pertandingan di seluruh kompetisi.

9 dari 15 gol itu dilesakkan di Premier League, membuat Aguero memiliki rataan 1 gol per laga dan pemain paling penting Man. City, sebab 47% gol yang dicetak legiun Manuel Pellegrini berasal dari pemain timnas Argentina ini.

"Ia sangat bagus dalam bergerak ke dalam posisi-posisi berbahaya. Anda harus sangat fokus dan berkonsentrasi menjaga pergerakannya dan mengetahui di mana ia berada dan kemungkinan celah yang ingin ia tuju. Anda harus melakukannya selama 90 menit," ujar Rojo dikutip dari BBC.

Sayangnya, Rojo tidak tahu ia hanya akan bertahan selama 55 menit, dan semakin tidak membantu ketika Chris Smalling melupakan tugas lainnya.

Dalam konferensi pers terakhir Man. United sebelum derby, Van Gaal sudah mewanti-wanti, "Kami tidak ingin kartu merah karena akan sangat sulit menang 11 vs 10 dan itu menjadi bagian dari persiapan kami."
38 menit pertandingan berjalan Smalling dikeluarkan wasit karena mendapatkan dua kartu kuning. Itu pun dengan dua kali pelanggaran yang membuat kata "bodoh" masih terlalu sopan dalam mendeskripsikannya.

Namun demikian, Rojo tetap menepati omongannya. Ia benar-benar menjaga penyerang Sky Blues itu, mengikuti pergerakannya. Pertahanan tinggi Man. United yang meninggalkan celah di belakang sebenarnya menguntungkan Aguero yang memiliki kecepatan tersebut tapi eks Sporting Lisbon menempelnya seperti pasangan yang baru jadian, tidak bisa lepas.

Hingga mimpi buruk Man. United datang di menit ke-55, Rojo mengalami cedera dislokasi bahu dan Aguero mendapatkan ruang untuk bergerak.

Sebelum Rojo ditandu keluar, Aguero "hanya" melakukan empat take ons dan tiga tembakan, dalam kurun waktu 30 menit kemudian sampai ia digantikan oleh Fernandinho, pesepak bola berusia 26 tahun berhasil hampir menggandakan kedua statistik itu menjadi tujuh take ons dan lima tembakan serta berhasil mencetak satu gol berselang enam menit setelah Rojo cedera.

Paddy McNair yang masuk menggantikan Rojo gagal mengikuti pergerakan Aguero di kotak penalti dan begitu pun Michael Carrick yang menjadi duet dadakannya. Maklum, saat gol terjadi barisan belakang Man. United dihuni satu pemain saya, satu gelandang bertahan dan dua bek berusia 19 tahun.

Diawali umpan terobos tajam dari Yaya Toure ke Gael Clichy, mantan bek Arsenal itu tidak buang waktu dan langsung mengirim umpan mendatar ke tengah yang disambut Aguero dengan sepakan keras. 1-0!

Berkat gol tersebut semakin menjadi-jadilah status Aguero sebagai predator berbahaya di dalam kotak penalti, terbukti dari 10 gol dari 10 laga Premier League ia hanya mencetak satu gol dari luar kotak terlarang.

Di sisa 15 menit terakhir Pellegrini memilih bermain berhati-hati mengingat tiga pertandingan sebelumnya berakhir tidak maksimal dan melindungi keunggulan mereka daripada mencoba menambah gol. Namun, lini depan Man. United pun tidak bisa berbuat banyak dengan penampilan Robin van Persie yang dibawah rata-rata.

Lalu, apakah ada sisi positif dari kegagalan Man. United menjalankan tugasnya? Tentu ada, the Red Devils boleh bergembira hanya kebobolan satu gol.