Showing posts with label fantasy premier league. Show all posts
Showing posts with label fantasy premier league. Show all posts

Monday, 1 February 2016

[FPL] Tips Gameweek 24: Kehilangan De Bruyne Bukan Masalah


"Premier League menyimpan bakat-bakat terbaik untuk lini tengah dan ada buffet yang menyajikan beragam pilihan [pengganti De Bruyne] dengan keunggulannya masing-masing."


Kevin de Bruyne tidak dapat membela Man City untuk waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera pada kemenangan atas Everton di League Cup. Siapa saja yang pantas menggantikannya?

Mulai dari lini belakang, tidak banyak kiper yang dapat diandalkan pada GW 24 ketika nama-nama yang menempati daftar teratas clean sheet berhadapan dengan tim-tim mumpuni. Begitu juga halnya dengan pemain belakang. Walau demikian, paling tidak ada satu nama dari masing-masing posisi itu yang dapat jadi pilihan bagus.

Lain halnya dengan mencari pengganti De Bruyne. Premier League menyimpan bakat-bakat terbaik untuk lini tengah dan ada buffet yang menyajikan beragam pilihan dengan keunggulannya masing-masing. Kali ini paling tidak ada tiga gelandang yang bisa jadi pertimbangan.

Selain itu, jangan ketinggalan memilih Sergio Aguero sebagai penyerang utama dan alasan mulai mencari striker lain untuk bersiap menggeser posisi Romelu Lukaku di lini depan.

Kiper
Petr Cech (£ 5,8)
Menurut statistik dari Football Fix, untuk 5 GW berikutnya Cech dan Jack Butland diprediksi meraih rataan poin terbaik. Bicara soal Cech, kiper Arsenal itu akan menyambut Southampton di Emirates. Setelah melihat the Saints bermain di Old Trafford, rasanya kemenangan tipis mereka diraih bukan karena serangan yang tajam tapi akibat kegagalan Man United menguasai pertandingan dan gagal mengambil inisiatif jalannya laga jelang menit-menit akhir. Lagipula walau didukung pertahanan yang kembali solid anak-anak asuhan Ronald Koeman tetap salah satu tim tertumpul di Premier League ketika tampil tandang, dan kehadiran Charlie Austin tidak banyak memberi perubahan pekan ini.

Belakang
Aaron Cresswell (£ 5,6)
West Ham memang tim yang usil, The Hammers bermain lebih baik saat berkunjung ke kandang lawan. Meski di GW 24 mereka tampil di Upton Park namun kesempatan mengamankan clean sheet bagi Cresswell tetap besar mengingat lawannya adalah Aston Villa. Berbanding terbalik dengan West Ham, Villa payah betul di luar kandang. Tim ini merupakan juru kunci, tim yang menempati posisi buncit untuk urusan melesakkan bola ke gawang lawan, dan memiliki diferensiasi gol dengan minus terbesar (-20 gol).

Tengah
Roberto Firmino (£ 8,0) / Alexis Sanchez (£ 10,9) / Christian Eriksen (£ 8,4)
Properti panas yang jadi tujuan mayoritas manajer-manajer yang melepaskan Kevin de Bruyne setelah dipastikan absen 10 pekan ada dua, Firmino dan Sanchez. Firmino difavoritkan meraup poin besar karena Liverpool belakangan mengandalkan jasa eks Hoffenheim di lini depan. Layaknya Theo Walcott di Arsenal beberapa waktu lalu tapi dengan efektivitas yang jauh (amat jauh) lebih baik dalam menuntaskan kesempatan dan sejauh ini Firmino sudah menceploskan 5 gol dari 6 kesempatan diturunkan sebagai false-nine. 

Sementara Sanchez mulai kembali populer di FPL berkat aksinya di FA Cup. Bintang asal Chili itu hanya tampil selama 78 menit tapi sukses menjadi pencetak sekaligus penyuplai gol dalam kemenangan tipis Arsenal 2-1 atas Burnley. Sudah sanggupkah ia meneruskan performa yang sama di liga untuk 90 menit, dengan Southampton sebagai lawan? Baiknya taruh dulu di watchlist.

Selain dua nama di atas yang jadi pilihan banyak manajer, Eriksen juga boleh jadi alternatif. Tottenham "hanya" berhadapan dengan Norwich yang hanya berhasil memenangkan satu pertandingan bulan lalu dan tidak punya modal baik menyambut baik Februari dengan empat kekalahan beruntun. Di sisi lain, Eriksen mulai menapaki kembali bentuk permainan terbaiknya dengan 3 gol dari 3 laga.

Depan
Romelu Lukaku (£ 9,1)
Agaknya GW 24 jadi kesempatan terakhir Lukaku untuk mempertahankan kepercayaan para manajer. Sejauh ini harganya sudah mulai turun dari £ 9,3 (nilai tertingginya) dan akan terus menurun bila penyerang asal Belgia gagal mencetak gol atas Newcastle. Sementara lini belakang Everton serapuh kerupuk udang pagi ini tapi untuk urusan serangan the Toffees masih boleh diperhitungkan. Lagipula sudah waktunya Lukaku mencetak gol setelah 3 GW tanpa hasil, bila tidak maka harga Harry Kane siap melambung.

Captain material!
Sergio Aguero (£ 13,5)

Aguero dengan 4 gol pada 2 gameweek terakhir

Bukan pilihan sulit. Aguero sudah kembali panas dan harganya sudah naik menjadi £ 13,5 dalam waktu sebulan membuktikan ia populer sebagai ujung tombak pada banyak tim FPL. Sejak kembali dari cedera Aguero berhasil mengumpulkan 41 poin (dari 5 GW) sementara lawannya adalah Sunderland yang terakhir kali mendapatkan clean sheet pada GW 14. No brainer.

Friday, 22 January 2016

[FPL] Tips Gameweek 23: Lukaku Kembali ke Goodison


"Terlepas siapa yang jadi lawan, menurut data memang pria 22 tahun itu lebih suka menjaringkan bola saat bermain di kandang dengan torehan 8 gol serta 3 assist dari 11 pertandingan."


Selain dari jadwal pertandingan besar antara Arsenal dan Chelsea, GW 23 mempertemukan sebagian tim yang tengah mendapatkan dorongan angin segar dengan mereka yang mulai goyah.

Sejak memasuki paruh kedua musim Premier League, beberapa tim mengalami perubahan tren performa seperti Leicester, Crystal Palace dan Watford yang tidak lagi setangguh periode awal liga. The Foxes kini kesulitan menggedor pertahanan lawan sementara dua tim yang belakangan disebut agak meragukan untuk diharapkan sebagai sumber poin dari hasil clean sheets. Kemudian bagaimana Swansea bermain setelah mengalami pergantian manajer?

Melihat hasil dari sekian pertandingan terakhir dari tim-tim yang akan berlaga memang menjadi kunci untuk mendapatkan poin tinggi bagi para manajer FPL. Strategi wajib itu juga dapat memberikan petunjuk untuk memilih pemain yang akan masuk starting line-up di GW 23 ini.

Siapa saja yang tengah panas atau justru mulai kehilangan sentuhannya? Gue punya tips untuk para pemain dari setiap lini yang diprediksi menunjukkan penampilan solid pada jadwal tengah Januari ini, simak nama-nama berikut:

Kiper
Jack Butland (£ 5.3)
Aksi Butland di antara mistar gawang Stoke sejauh ini sudah menghasilkan 9 clean sheets, hanya kalah dari dua kiper hebat, Petr Cech dan Joe Hart. Kiper yang tengah dipantau Man. United ini juga sudah melakukan 80 penyelamatan membuat Butland sebagai yang terbaik untuk urusan menghentikan tembakan. Dan yang menjadi lawan, Leicester sedang lesu di lini depan sebab pasukan serigala Claudio Ranieri hanya melesakkan 2 gol dari 5 pertandingan terakhir dalam Premier League. Tentu bukan hasil yang baik bagi tim kedua paling agresif di liga. Vahrez kehabisan bensin? Mungkin saja.

Belakang
Chris Smalling (£ 6,7) 
Harus diakui clean sheet Man. United pada GW 22 lahir dari keberuntungan setelah Liverpool melepaskan 19 tembakan dan hanya 4 mengarah ke gawang. Kini kemungkinan untuk terjadi cs kembali besar bagi Smalling mengingat Southampton tidak begitu nyaman bermain tandang. Tercatat bahwa Graziano Pelle dan kawan-kawan hanya sanggup mengamankan 10 dari 30 poin di jalan. The Saints (9 gol) pun hanya unggul dari tiga tim Premier League untuk urusan menjebol gawang lawan yang menjadi tuan rumah; WBA (8), Swansea (8), dan Newcastle (5). Ditambah lagi Southampton selalu kalah dari 4 laga tandang terakhir mereka.

Tengah
Georginio Wijnaldum (£ 7,0)
Sampai Desember, lini belakang Watford akrab dengan sejumlah clean sheets namun performa itu sudah berubah. 5 GW terakhir Heurelho Gomes selalu kebobolan, malah 4 diantaranya berakhir dengan 2 gol. Sementara Newcastle belum pasti mendapatkan tiga poin tetapi bila ada yang mencetak gol bagi Magpies maka sosok tersebut kemungkinan besar adalah Wijnaldum. Gelandang enerjik ini tengah dalam performa top, 2 gol dan 1 assistnya saat melawan Man. United dan West Ham membuat eks PSV itu menjadi pilihan transfer favorit untuk GW 23.

Depan
Harry Kane (£ 10,0)
Bukan pilihan mengejutkan menempatkan Kane sebagai penyerang di GW 23 mengingat striker Tottenham ini dimiliki 36,5% seluruh manajer FPL. Lumrah saja, Crystal Palace yang menjamu Tottenham punya kebiasaan untuk bermain lebih baik saat bertandang daripada di hadapan suporter sendiri dan dalam 3 pertandingan terakhir Wayne Hennessey memungut bola 8 kali dari gawangnya. 7 dari kebobolan itu terjadi saat the Eagles bermain di Selhurst Park. Musim ini Kane memang kerap inkonsisten di lini depan the Lilywhites namun kontribusi sebuah gol dan assist saat menghadapi Sunderland dapat jadi modal kepercayaan diri baginya.

Captain material!
Romelu Lukaku (£ 9,2)

Lukaku top skor Everton dengan 15 gol (sg: Daily Mail)

Kenapa bukan Sergio Aguero? Kun terbukti hampir melakukan hattrick pada GW lalu. Bila Aguero yang jadi pilihan kalian, itu juga bisa jadi alternatif yang bagus. Namun, dengan nilai harga (sekitar 4 poin) yang lebih rendah Lukaku adalah kandidat kapten yang jauh dari buruk. Walau sudah dua GW mantan pemain Chelsea ini absen dari daftar pencetak gol kini Everton menjamu Swansea di Goodison Park.

Lukaku gagal menunjukkan ketajamannya ketika pasukan Roberto Martinez bertandang ke Etihad dan Stamford Bridge. Terlepas siapa yang jadi lawan, menurut data memang pria 22 tahun itu lebih suka menjaringkan bola saat bermain di kandang dengan torehan 8 gol serta 3 assist dari 11 pertandingan.

Melihat pertahanan Swansea maka memilih Lukaku sebagai kapten ada risikonya. The Swans sanggup memperoleh 4 clean sheets dari 6 pertandingan terakhir mereka di Premier League. Meski demikian, hasil tersebut akan mendapat ujian besar mengingat jumlah gol Everton (39 gol) sebanding dengan Leicester (39) dan hanya kalah dari Man. City (43).

Friday, 15 January 2016

[FPL] Pre-Gameweek 22: Firmino dan Para Pemain Template


"Firmino membuktikan dirinya sanggup tampil di partai besar. Seperti penampilannya saat menghadapai Man. City, eks Hoffenheim ini juga bersinar saat melawan Arsenal."


Pemain-pemain favorit FPL 2015/2016 tidak tampil baik di GW 21 tapi rataan 35 poin memang memperlihatkan para manajer FPL punya masalah yang sama.

Ozil, Mahrez, Aguero, Lukaku, Ighalo, KdB gagal membayar kepercayaan karena tidak menyumbang gol maupun asis. Mereka yang dipilih mayoritas manajer FPL justru kalah oleh Payet, Rooney, Firmino, Huth, dan Defoe.

Harus diakui GW yang lalu memang pekannya para pemain diferensial. Sebab dari 11 pemain dengan poin terbaik (total mengombinasikan 142 poin) hanya tiga yang memiliki catatan dipilih lebih dari 5% manajer-manajer FPL: Rooney (8,7%), Howard (5,7%), dan Targett (6,0%).

Beberapa dari pemain itu diprediksi dapat meneruskan tren poin besar mereka tapi kesempatan bagi "pilihan template" juga ada mengingat sebagian jadwal mempertemukan tim papan atas dengan mereka yang berkutat di bagian bawah klasemen.

Boleh nih
Marko Arnautovic (£6.7)
Arsenal memang tengah di puncak klasemen tapi performa pertahanan the Gunners yang kebobolan 15 gol saat bertandang menempatkan mereka sebagai kedua yang terburuk dari 10 tim teratas Premier League. Tidak heran jika Arnautovic sebagai topskorer Stoke (7 gol) pun muncul sebagai ancaman terbesar anak asuhan Wenger.

Roberto Firmino (£7,7)
Firmino membuktikan dirinya sanggup tampil di partai besar. Seperti penampilannya saat menghadapai Man. City, eks Hoffenheim ini juga bersinar saat melawan Arsenal. 3 gol dan 2 asis dari tiga laga terakhir jadi modal penting Firmino melawan Man. United yang merasakan kalah tiga kali dan cuma sekali menang dari enam pertandingan liga terakhir.

Odion Ighalo (£6.4)
Ighalo memang sama sekali belum mencetak gol di Premier League sejak pergantian tahun. Namun, ingat yang menjadi lawan adalah Swansea, walau the Swans sempat mengamankan 3 clean sheet dari GW 17 hingga 19 tapi lini belakang Williams cs. bermain meragukan saat kemasukan 4 gol oleh Sunderland pada GW 21.

Captain material!
Dimitri Payet (£8,0)
Payet bermain sangat sangat meyakinkan dalam kemenangan 3-1 West Ham di GW 21. Tidak cuma mencetak gol, sang gelandang membuat the Hammers bermain lebih baik secara keseluruhan dan lawan mereka selanjutnya, Newcastle, hanya memiliki Wijnaldum yang sanggup memberikan penampilan konsisten.

Magpies yang saat ini tertahan di zona degradasi pun tengah dalam performa enam pertandingan tanpa kemenangan di Premier League dengan kemasukan 7 gol. Ini berbanding terbalik dengan pasukan Bilic yang tidak pernah kalah di enam pertandingan terakhir, tiga di antaranya berakhir menang.

Friday, 25 December 2015

[FPL] Pre-Gameweek Boxing Day: Awas Rotasi!


"Selain bicara individu, performa klub yang tengah menanjak seperti Bournemouth, Newcastle, Watford, Crystal Palace, dan pemuncak klasemen Leicester akan diuji kedalaman skuadnya."


Boxing Day 2015/2016 akhirnya tiba juga dan mensiasati rotasi pemain dalam tiga GW ke depan yang teramat sibuk akan jadi kunci melewati peringkat para manajer FPL lainnya.

Di GW 17 pemain-pemain template terbukti dapat diandalkan, paling tidak untuk mengungguli poin rata-rata FPL, namun para pemain yang sama terus bermain selama 270 menit? Bahkan Park Ji-Sung yang memiliki tiga paru-paru sulit melakukannya.

Bukan hanya rotasi dalam tim jadi tantangan, mempertahankan performa yang tinggi dalam jadwal yang menuntut stamina pun semakin mempersulit pemain pilihan manajer-manajer FPL.

Selain bicara individu, performa klub yang tengah menanjak seperti Bournemouth, Newcastle, Watford, Crystal Palace, dan pemuncak klasemen Leicester akan diuji kedalaman skuadnya. Sanggupkah mereka meneruskan tren dan mempertahankan posisi dalam skuat utama manajer-manajer FPL?

Boleh nih
Romelu Lukaku (£ 9,3)
Lukaku sejauh ini telah bekerja keras memimpin lini depan tim asuhan Roberto Martinez dan lagipula Everton bukan seperti punya penyerang lain untuk diandalkan. Pria berpaspor Belgia ini juga sudah mencetak 8 gol dari 7 GW terakhirnya. Mengejar rekor rentetan gol Jamie Vardy selama 11 GW rasanya bisa jadi motivasi yang bagus. Berharap saja ia punya tenaga cadangan untuk terus tampil prima seperti itu.

Aaron Ramsey (£ 8,1)
Di GW yang lalu Ramsey hanya berkontribusi dengan bermain 90 menit saat Arsenal menang 2-1 atas Man. City . Itu yang tertulis di atas kertas catatan FPL. Namun gue setuju dengan Whoscored yang memberikannya rating 7,5 (salah satu penampil terbaik di laga itu). Kini melawan Southampton yang sedang masuk angin, kemudian Bournemouth dan Newcastle, Rambo yang hanya dipilih oleh 5% manajer-manajer FPL tentu punya kans besar menambah catatan 3 gol dan 1 asis miliknya.

Dele Alli (£ 5,2)
Nama terakhir dalam daftar ini, bukan Odion Ighalo atau pemain lain dari Watford (Chelsea, Tottenham, dan Man. City masuk dalam daftar tunggu lawan the Hornets), tapi Alli. Gelandang ini memang baru mengumpulkan 67 poin, namun dengan harga rendah Alli yang sering membantu serangan Tottenham telah meraih 23 poin dari 3 GW terakhir sejak kembali dari suspensi kartu. Murah dan meriah, kenapa tidak?

Captain material!
Riyad Mahrez (£ 7,1)
Laga tandang ke Anfield, kemudian menjamu Kun Aguero dan kawan-kawan dalam kurun waktu tiga hari jelas bukan tugas mudah. Bagi siapapun. Walau demikian, 6 gol pada 3 GW terakhir juga bukan catatan main-main. Setiap musim ada saja pemain yang tidak akan digeser dari skuat FPL, seperti Luis Suarez di 2013/2014 dan Eden Hazard musim lalu, kali ini tampaknya jadi momen bagi eks Le Havre ini.

Untuk tambahan, Mahrez kini telah mengoleksi 20 gol sehingga menjadi pemain paling tajam ketiga dari lima liga top Eropa, hanya kalah dari Pierre-Emerick Aubameyang (22) dan Zlatan Ibrahimovic (21). Ya, bahkan lebih bagus dari "dua pemain itu".

Thursday, 24 December 2015

[FPL] Post-Gameweek 17: Main Template Sudah Aman


" (...) template Dream Team ini sanggup mencapai 79 poin, itu saja sudah jauh lebih baik dibandingkan rata-rata 59 poin di GW 17 (...)"


Ada kalanya para manajer FPL berpikir terlalu banyak dan gagal mendapatkan poin maksimal dengan pilihan pemain-pemain diferensial mereka. Seperti di GW 17.

Bukan sains roket untuk mengetahui siapa-siapa saja yang unggul di FPL, jika kita lihat Dream Team FPL musiman hingga GW 17 aktornya jarang berubah dan sampai tengah musim formula memilih pemain template tampaknya menjadi cara yang tepat.

Dengan formasi 3-5-2, Dream Team ini memunculkan nama Heurelho Gomes (8 poin) yang sukses membuat Liverpool frustasi dan menambah jumlah clean sheet-nya. Toby Alderweireld (6 poin) pun turut membantu Tottenham sehingga tidak kebobolan.

Dari lini tengah Dream Team, hanya Georginio Wijnaldum yang gagal menjawab harapan meraih poin, sementara itu Mesut Ozil (11 poin) membawa Arsenal menang atas Manchester City dengan 2 asis, Ross Barkley (9 poin) juga memberikan 2 asis (punya jumlah poin bonus lebih sedikit dari Ozil), dan bintangnya Eden Riyad Mahrez (15 poin) hasil 2 gol ke gawang Everton.

Trio penyerang; Jamie Vardy (8 poin), yang meski tidak mencetak gol tetap berbahaya di lini depan dan mencatatkan 2 asis, Odion Ighalo (13 poin), benar-benar membuat dirinya semakin sulit untuk tidak dipilih masuk tim Anda setelah 2 gol ke gawang Liverpool di GW 17, dan Romelu Lukaku (6 poin), yang sudah 7 GW konsisten mencetak gol ,tidak ketinggalan berpesta. 

Kecuali untuk Chris Smalling (1 poin) dan Scott Dann (2 poin), template Dream Team ini sanggup mencapai 79 poin, itu saja sudah jauh lebih baik dibandingkan rata-rata 59 poin di GW 17 dan dengan mudah menempatkan Anda di atas sejuta manajer FPL lainnya dalam peringkat mingguan.

Sementara Kun Aguero, Kevin de Bruyne, Philippe Coutinho, dan Andre Ayew sedang libur, pemain-pemain template ini pantas di-scout lebih lanjut. Atau angkut saja semua satu tim, harga sepaketnya hanya £ 77,7!

Thursday, 10 December 2015

[FPL] Pre-Gameweek 16: Meriam Arsenal Tengah Panas


"Bahkan sepanjang 2015 Arsenal melesakkan sembilan gol ke gawang Villa tanpa satu gol pun berbalas."


GW 15 menjadi pengingat bahwa tim papan bawah Premier League juga sanggup berbicara ketika Newcastle menang meyakinkan atas Liverpool, tapi bukan manajer FPL namanya bila tidak berani kembali mengambil risiko di GW 16.

Sejumlah pertandingan menarik perhatian manajer-manajer FPL di GW 16. Ada potensi meraup banyak poin saat Man. City menjamu Swansea, Tottenham menerima lawatan Newcastle, dan Everton yang bertamu ke Carrow Road. Begitu juga ketika Arsenal melawan Aston Villa.

Arsenal akan bertandang ke Villa Park dan rekor the Gunners bagus saat menghadapi Aston Villa dengan lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir. Tim asuhan Arsene Wenger  hanya kalah sekali saat menutup laga dengan 10 orang dua tahun silam. Bahkan sepanjang 2015 Arsenal melesakkan sembilan gol ke gawang Villa tanpa satu gol pun berbalas.

Bicara soal kondisi terkini juga tidak berpihak bagi Villa. Klub Birmingham yang sejak November ditukangi Remi Garde itu merasakan tiga kekalahan pada lima laga terakhir tanpa sekalipun menang, sedangkan Arsenal tengah tampil apik bermodalkan tiga kali menang dari lima pertandingan terakhir.

Singkat kata, meriam-meriam London utara tengah panas dan dapat jadi pilihan bagus untuk para manajer di GW 16.

Boleh nih
Troy Deeney (£5,2)
Soal Watford menang atau tidak melawan Sunderland bukan hal paling penting. Faktanya the Hornets selalu mencetak gol pada tujuh pertandingan beruntun. Performa Deeney, dan duetnya dengan Odion Ighalo yang efektif, pun sedang terbang tinggi dengan 5 gol dan 2 assists dari enam GW terakhir. Belum lagi jika bicara soal harga, duh, Harry who?

Aaron Ramsey (£8,0)
Kangen dengan gelandang satu ini? Ya, Ramsey sudah kembali dari cedera dan tidak menunggu lama untuk berkontribusi penuh. Ia langsung mencetak 1 gol dan 1 assist pada 90 menit penuh pertamanya di GW lalu (total 13 poin), dan 1 assist lagi di Liga Champions. Peran Ramsey yang lebih bebas bergerak untuk mengisi celah antara gelandang dan penyerang membuat kesempatan mencetak gol di GW 16 jadi besar.

Toby Alderweireld (£5,6)
Newcastle memang mengejutkan pada GW 15 dengan kemenangan 2-0 atas Liverpool, tapi selama tampil di Premier League sejak September Tottenham hanya kebobolan tiga gol saat bermain di White Hart Lane. Menempatkan the Lilywhites sebagai tim dengan pertahanan terbaik kedua, hanya kalah dari Man. United. Alderweireld pun rasanya jadi pilihan yang aman mengingat ia tengah menjadi bek FPL dengan nilai performa terbaik (8.0).

Captain material!
Olivier Giroud (£8,9)
Giroud empat tergeser oleh Theo Walcott di lini depan, namun belakangan kembali dipercaya menjadi meriam utama Arsenal oleh Wenger. Pria Prancis ini memasukkan 4 gol dari enam GW terakhir. Dari segi harga pun ia menjadi alternatif yang baik dibandingkan Harry Kane (£9,7) dan Romelu Lukaku (£9,1).

Buat gue, yang justru menarik perhatian adalah hattricknya dalam kemenangan the Gunners 3-0 atas Olympiakos di Liga Champions. Terlihat kepercayaan dirinya telah kembali, pergerakannya begitu aktif, dan tembakannya sangat tajam. Giroud sukses menjaringkan tiga gol dari empat tembakan ke gawang (100% on target) untuk terpilih jadi Man of the Match di Karaiskakis. Saat Mesut Ozil mencari pemain untuk dioper di Villa Park, playmaker itu tahu harus mengandalkan siapa.

Untuk FPL, mengutip kata @fplhints, "form is key, class doesn't matter". 

Tuesday, 8 December 2015

[FPL] Post-Gameweek 15: Hujan Poin di Daerah Pertahanan


"(...) bek-bek diuntungkan bonus poin karena penampilan baik mereka dalam bertahan, atau malah membantu serangan."


Berbeda dengan GW 14 di mana penyerang-penyerang Premier League mendapat sorotan berkat aksi mereka, di GW 15 justru giliran para pemain bertahan yang dihujani poin.

FPL 2015/2016 sekali lagi terbukti menjadi musim dengan rentetan hasil yang sulit ditebak. Liverpool mengalami kemenangan pada dua GW sebelumnya kemudian kalah dari Newcastle, tim asuhan Jurgen Klopp yang membuat Man. City tidak berkutik 1-4 di GW 13 bahkan tidak dapat mencetak gol sama sekali.

Chelsea juga sama. The Blues yang sukses mendapatkan clean sheets pada dua pertandingan beruntun ternyata takluk saat menjamu Bournemouth di Stamford Bridge padahal kiper utama Thibaut Courtois sudah kembali ke starting XI. Begitu juga dengan Man. City yang menembakan peluru kosong ke gawang Jack Butland dan malah dibuat tak berdaya oleh Marko Arnautovic.

Rata-rata jumlah 2,9 gol yang terjadi setiap pertandingan dalam GW lalu menurun menjadi 2 gol saja. Selaras dengan enam clean sheets tercatat, para ujung tombak jagoan FPL memang meredup di GW 15. 

Penyerang-penyerang klub papan atas seperti Man. City, Chelsea, Liverpool, Man. United tidak ada satu pun yang berhasil menjaringkan bola ke gawang. Sebaliknya bek-bek diuntungkan bonus poin karena penampilan baik mereka dalam bertahan, atau malah membantu serangan. Berikut mereka yang memperoleh tambahan poin.

Erik Pieters (Stoke), Cedric Soares (Southampton), Paul Dummett (Newcastle), Danny Simpson (Leicester), Miguel Britos (Watford) termasuk ke dalam daftar itu. Hal yang sama didapat duet Chris Smalling dan Matteo Darmian (Man. United) serta Winston Reid (West Ham) yang menutup laga dengan skor kacamata.

Toby Alderweireld (Tottenham) memang kebobolan tapi assistnya membuat eks Atletico Madrid itu berhak atas bonus poin. Performa Scott Dann (Crystal Palace) bahkan lebih baik dengan kontribusi golnya sebelum Romelu Lukaku menyelamatkan muka Everton di Goodison Park.

Trio Bournemouth melengkapi pemain bertahan yang diberikan bonus. Steve Cook dan Adam Smith bekerja keras membantu Artur Boruc menghalau serangan Chelsea dan mendapatkan imbalan kemenangan bagi the Cherries. Penjaga gawang asal Polandia itu bahkan meraup tambahan dua poin lagi setelah melakukan tujuh penyelamatan yang bahkan memaksa Jose Mourinho berpikir ulang soal targetnya finis di zona Liga Champions.

Walau demikian, ada juga pencetak gol yang mungkin dapat masuk pantauan untuk GW 16, seperti Riyad Mahrez yang kembali tajam, duet Troy Deeney dan Odion Ighalo yang sudah 3 GW berturut-turut selalu berperan menciptakan gol bagi Watford, Lukaku yang melesakkan 6 gol dalam 5 GW beruntun.

Atau bila ingin mencari poin pembeda muncul satu nama lagi saat Aaron Ramsey yang sudah kembali bermain penuh 90 menit. Gelandang yang memberikan satu gol dan satu assist pada GW 15 itu baru dimiliki oleh 2,7% manajer!

Wednesday, 2 December 2015

[FPL] Post-Gameweek 14: Melirik Lini Belakang Chelsea


""Tamparan" di hari terakhir Oktober itu menyalakan kembali mesin-mesin bus biru. Di mana kemudian selama November klub asal London itu hanya kalah sekali dari lima laga."


Musim 2014/2015 pasukan Jose Mourinho sangat dominan di Premier League dan punya rasio kebobolan yang begitu apik dengan jumlah kurang dari 1 gol setiap pertandingan. Pada musim ini catatan gemilang itu masuk ke tong sampah.

Bukan hanya pada 5 GW pertama Chelsea harus rela melihat gawang mereka kemasukkan 12 gol, Branislav Ivanovic yang sukses dengan 179 poin di musim sebelumnya benar-benar kehilangan sentuhan, dan harapan untuk assist atau gol pria asal Serbia itu juga menyublim dari benak para manajer FPL.

Kekacauan pertahanan Chelsea membuat manajer-manajer FPL merasa tertipu dan menukar John Terry, Cesar Azpilicueta hingga Gary Cahill. Aleksandar Kolarov, Toby Alderweireld, Chris "Smaldini" Smalling jadi pengganti yang populer. Perlahan pengawal lini belakang Chelsea terlupakan, dari satu GW ke GW lainnya.

Sepanjang Oktober penampilan Diego Costa dan kawan-kawan tak kunjung membaik. Chelsea memainkan empat GW dan hanya menang ketika bertemu dengan Aston Villa yang belakangan kondisinya tidak lebih baik dari bunga Amarilis; terinjak-injak. Dan the Blues harus puas berkutat di papan bawah klasemen bersama tim-tim seperti Sunderland, Norwich, Newcastle.

Lalu Datang November
Di penghujung Oktober permainan Chelsea yang tengah masuk angin kemudian dihantam keras oleh Liverpool bersama Jurgen Klopp yang menyuntikkan semangat baru ke dalam tim Merseyside tersebut. Eden Hazard cs tumbang 1-3 di Stamford Bridge. Sementara Liverpool kembali memerah, Chelsea kian membiru karena dihujani kritik dan keraguan.

Meski demikian, kekalahan tersebut juga membawa perubahan baik bagi Chelsea. "Tamparan" di hari terakhir Oktober itu justru menyalakan kembali mesin-mesin bus biru. Di mana kemudian selama November klub asal London itu hanya kalah sekali dari lima laga.

Chelsea sukses tampil konsisten di Eropa dan Inggris dengan kebobolan dua gol dari lima laga saja dan mencatatkan 2 clean sheet dari tiga pertandingan Premier League. Kenyataannya gue yang menyimpan salah satu bek Chelsea, Kurt Zouma, di bench pun terasa sepet karena 12 poin di 2 GW terakhir terbuang jadi ampas.

Walau Costa, Hazard, Cesc Fabregas belum memperlihatkan serangan berbahaya Mourinho sadar tim asuhannya hanya perlu satu gol lebih baik dari lawannya dan pertahanan yang solid dapat jadi jalan keluar dari musim buruk mereka. Cara bermain melawan Tottenham Hotspur di GW 14 yang berakhir 0-0 dapat menjadi contoh.

Harry Kane yang belakangan namanya mulai dipercaya untuk mengisi lini depan tim-tim FPL karena torehan 46 poin dalam 4 GW sebelumnya malah kandas di White Hart Lane dan hanya berkontribusi 1 poin. Termasuk gue. Asu!

Bukan sekadar lini belakang yang kian terlihat kompaksi, Asmir Begovic juga ikut bersinar saat melawan pasukan Mauricio Pochettino dan membuat tambahan poin FPL dengan 4 penyelamatan yang dilakukannya. Kiper utama Chelsea Thibaut Courtois pun akan kembali bermain dalam waktu dekat setelah absen sejak 12 September.

Tambahan poin dari lini belakang Chelsea kemungkinan besar berlanjut di Desember. Mengecualikan pertemuan kontra Leicester pada GW 16, The Blues berhadapan dengan lawan-lawan seperti Bournemouth, Sunderland, Watford dan Man. United yang irit gol.

Tanpa perlu penjelasan lebih panjang lagi, add to watchlist: bek-bek Chelsea.

Wednesday, 25 November 2015

[FPL] Post-Gameweek 13: Deulofeu yang Menjanjikan!


"Setelah diganggu cedera pada awal musim yang membuatnya hanya tampil 40 menit sepanjang 4 GW pemain kelahiran Riudarenes itu kini tampak siap diandalkan Roberto Martinez."


Cedera panjang sumber poin FPL West Ham, Dimitri Payet, membuat hampir sejuta orang manajer FPL mencari alternatif gelandang. Buat gue, Gerard Deulofeu jadi pilihan.

Pemilihan Deulofeu untuk menggeser Payet bukan tanpa alasan. Kapten timnas Spanyol U-21 itu sudah memberikan 6 assists dari 11 pertandingan bersama Everton, dan baru saja mencetak 5 gol di kualifikasi EURO U-21 bersama La Furia Roja muda pada tengah pekan. Dari sisi harga pun (6,3) Deulofeu jelas menjadi salah satu pengganti yang dapat diperhitungkan.

Maka, eks Barcelona itulah yang gue pilih. Hasilnya? Bisa ditebak, Deulofeu gagal mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol ataupun assist! Ada momen saat operan deflected Deulofeu dituntaskan oleh Ross Barkley namun Opta juga EPL melihat tindakan tersebut ditujukan kepada Arouna Kone dan bukan kepada si pencetak gol. Alhasil hanya 3 poin yang sukses dikumpulkan Deulofeu.

Belum lagi gue memberikan posisi Ross Barkley untuk pemain berusia 21 tahun itu, di mana Barkley mengeruk 19 poin di GW 13, padahal dalam dua GW sebelumnya penggawa timnas Inggris itu cuma menyumbangkan poin alakadarnya. Bangsat!

Dari segi angka jelas selisih poin Barkley dan Deulofeu di GW 13 dapat membuat manajer FPL panik dan langsung menukar yang namanya belakangan disebut, tapi tidak butuh banyak alasan juga untuk tetap mempertahankannya dalam tim Anda. Sudah lihat bagaimana permainan pemain sayap yang pernah membela Sevilla tersebut saat menggempur sisi kiri Aston Villa?

Deulofeu tampak berbahaya setiap memegang bola (walau lawannya memang Villa yang tengah krisis). Ia pun menjadi pemain yang paling gemar menyisir sisi lebar lapangan. Deulofeu tidak segan untuk mencoba melewati bek lawan, walau memang operan akhirnya masih perlu peningkatan.

Akhirnya, setelah diganggu cedera pada awal musim yang membuatnya hanya tampil 40 menit sepanjang 4 GW pemain kelahiran Riudarenes itu kini tampak siap diandalkan Roberto Martinez. Ia bahkan terlihat lebih padu dengan Romelu Lukaku dan kawan-kawan dibandingkan Memphis Depay yang datang dari PSV dengan hype begitu besar ke Manchester United tapi lebih sibuk merebut sorotan lampu pertunjukkan daripada berkontribusi untuk tim.

Di akhir GW 13 Deulofeu yang hanya dipilih oleh 2,5% manajer FPL ini setara dengan Riyad Mahrez, David Silva dan Christian Eriksen dengan torehan 6 assist dan hanya kalah dari playmaker Arsenal, Mesut Ozil, yang 11 assist-nya paling subur di Premier League. 

Melihat jadwal Everton pada lima GW selanjutnya melawan Bournemouth, Crystal Palace, Norwich, Leicester, Newcastle dan Stoke rasanya aman untuk beranggapan pundi-pundi assist Deulofeu akan bertambah.

Finger crossed for differential points!

Friday, 24 April 2015

Tips FPL [Gameweek 34]: Asal Jangan Hull

"Dari empat pilihan, para manajer FPL dapat meninggalkan Hull dari prospek pilihan. Coret. Bakar. Buang."
Pilih yang mana, ya: Liverpool, Chelsea, Leicester, atau Hull City. Empat tim ini akan bermain dua kali di Fantasy Premier League Gameweek 34.

Bermain dua kali tidak selalu berakhir dengan poin lebih banyak tapi bila pemain pilihan manajer FPL tepat rasanya GW 34 jadi momen yang tepat untuk memperbaiki peringkat liga jelang akhir musim.

Dari empat pilihan, para manajer FPL dapat meninggalkan Hull dari prospek pilihan. Coret. Bakar. Buang. Dan justru pilih pemain yang dapat diandalkan dari tim lawan the Tigers. Mereka gagal menang di enam pertandingan terakhir.

Melihat catatan tersebut maka Palace dan Liverpool dapat angin segar. The Eagles yang tersandung di GW 33 punya Bolasie, Zaha, dan Murray. Sementara lini tengah the Reds cukup menghadirkan ancaman bagi gawang Hull.

Kemudian Leicester yang tengah dalam bentuk permainan bagus juga boleh dilihat. Vardy dengan satu gol dan satu asis, hal yang sama juga diraih Ulloa, sementara King menyumbangkan dua gol. Semua terjadi pada rentetan kemenangan di tiga laga terakhir.

Bicara soal Liverpool, performa mereka angin-anginan. Setelah sukses memenangkan dua laga beruntun di Premier League, anak asuh Rodgers kalah di Piala FA dari Aston Villa. Walau begitu lini tengah mereka tetap tajam. Sementara Sturridge dan Balotelli hilang ditelan bumi, Coutinho, Sterling, Henderson, dan Allen terus berkontribusi dengan asis atau gol.

Lalu Chelsea tidak merasakan pahitnya kekalahan di 12 pertandingan Premier League terakhir dan memenangkan empat laga berturut-turut. Meski lawannya Arsenal tapi memenuhi tiga slot untuk pasukan Mourinho di GW 34 menjadi langkah yang dimaklumi. Terlebih lagi dengan Hazard yang mencetak empat gol dan dua asis sejak GW 28.

Pertandingan Pilihan
Leicester vs Chelsea
Sekilas ini merupakan pertandingan yang akan dimenangkan dengan mudah oleh Chelsea di GW 34. Tapi rasanya kok tidak selempeng jalan Wastu Kencana jelang KAA.

Leicester yang bermain buruk hampir sepanjang musim tiba-tiba bermain bagus dan terus menerus mencetak gol (rata-rata 2,3 gol) di tiga pertandingan terakhir. Menghadapi Chelsea yang terkenal sangat baik dalam bertahan.

Kemudian, pertemuan the Foxes menghadapi the Blues juga terjadi di tengah pekan. Saat Ulloa dan kawan-kawan tidak memiliki kedalaman skuad seperti Hazard cs. maka stamina pemain pun menjadi faktor yang berpengaruh.

Leicester akan menghadapi tim terbawah dan teratas di klasemen. Pilihan ada di tangan Pearson untuk mempertaruhkan segalanya di dua laga atau "merendah" di salah satunya demi menghemat stamina pada laga lain.

Bagaimana pun GW 34 akan menentukan bagi Leicester. Sapu bersih dan mereka akan naik dari peringkat 17 ke 14 dengan empat GW tersisa.

Boleh Nih
Martin Skrtel - Akhirnya Skrtel (£ 5.9) kembali, dan artinya Liverpool kembali punya sosok yang dapat diandalkan untuk setidaknya meraih satu clean sheet dari dua laga.
Glenn Murray - Murray (£ 5.3) adalah penyerang paling berbahaya Palace untuk saat ini dan kemungkinan Hull kebobolan masih jauh lebih besar dibandingkan Sokovia jatuh ke bumi.
Andy King - Sebenarnya Ulloa, Vardy dan Cambiasso pantas mewakili Leicester di daftar ini. Tapi melihat laga terakhir tidak heran bila King (£ 4.2) yang jadi terdepan dalam barisan tersebut.

Kapten
Eden Hazard - Ya, harganya mahal, tapi Hazard (£ 11.3)dalam form yang bagus dengan angka 10. Ia juga peraih poin tertinggi (30 poin) dibandingkan seluruh pemain yang berkesempatan tampil dua kali di GW 34.

Friday, 17 April 2015

Tips FPL [Gameweek 33]: Jebakan Batman

"Dari sejumlah lubang-lubang di GW 33 ini, jangan sampai salah pijak. Selain pertandingannya sedikit ternyata pemain yang cedera justru cukup banyak."
Ada jebakan Batman di Fantasy Premier League Gameweek 33. Salah pilih maka poin yang sudah berpotensi sedikit akan menyusut.

Piala FA membuat sejumlah manajer FPL tidak dapat mengandalkan pemain dari Liverpool dan Arsenal. Padahal the Reds akan menghadapi Hull City dan itu artinya panen poin. Namun, lupakan itu karena tidak akan terjadi.

Kini para manajer FPL dihadapkan pada tujuh pertandingan GW 33, salah satunya mempertemukan dua dari empat tim teratas klasemen, Man. United bertandang ke Chelsea. Sementara Man. City mencoba memperbaiki performa mereka ketika melawan West Ham United.

Bila tidak yakin dengan peroleh poin di sejumlah laga tersebut, maka Crystal Palace dengan lini depan yang tengah panas, Everton menjamu Burnley si calon terdegradasi dan Leicester yang mengalami kemenangan di dua laga terakhir boleh dipilih.

Dari sejumlah lubang-lubang di GW 33 ini, jangan sampai salah pijak. Selain pertandingannya sedikit ternyata pemain yang cedera justru cukup banyak.

Blind, Gomis, Carrick, Clichy, Rojo, Milner, Jones, Sissoko, Costa masuk dalam daftar merah yang sudah pasti absen. Sementara kondisi Lukaku, Remy, Pieters, Ideye diragukan. Belum lagi beberapa pemain mendapat larangan bertanding.

Melakukan transfer melewati kuota mungkin dilakukan sebagian besar manajer FPL, asal jangan kalap. Terlebih lagi bila ada sejumlah penggawa Liverpool di tim Anda. Ingat mereka tampil dua kali di GW selanjutnya.

Pertandingan Pilihan
Chelsea vs Man. United
Bahkan dengan penampilan Man. United yang sedang bagus-bagusnya kans Chelsea untuk menang di Stamford Bridge tetap besar.

Chelsea bagaimana pun berada di puncak klasemen bukan tanpa alasan. Sepanjang 2015 the Blues baru kalah sekali. Pasukan Mourinho juga dikenal sebagai tim dengan pertahanan kokoh musim ini. Bagi manajer yang mengandalkan Ivanovic paham betul soal ini.

Tapi sanggupkah tuan rumah menahan gawang mereka tidak kebobolan dari Mata, Fellaini, Rooney, dan Young? Tottenham, Liverpool, dan Man. City sudah merasakan bahayanya lini depan the Red Devils.

Gol pasti akan terjadi. Memilih siapa yang mencetak gol dari kedua tim merupakan soal lain, namun pelaku biasa seperti Ivanovic, Hazard, Mata, Rooney, Oscar, Drogba jadi opsi yang lumrah.

Boleh Nih
Juan Mata - Mata (8,5 Pound) selalu menyumbangkan poin atau asis pada tiga pertandingan terakhir Man. United. Ia dipastikan menjadi andalan saat berkunjung ke London.
Jamie Vardy - Vardy (4,6) merupakan andalan lini depan Leicester di mana the Foxes sukses mencetak delapan gol pada tiga pertandingan terakhir. 
Leighton Baines - Burnley calon tim yang terdegradasi dan hanya mengumpulkan delapan poin dari 15 laga tandang. Keuntungan pun berada di pihak Baines (7,0) dan kawan-kawan.

Nanti Dulu
Ashley Young - GW yang lalu penampilannya gemilang. Tapi Lord Young (4,9) bagai dua sisi mata uang. Kita tidak tahu sisi mana yang akan muncul.
Harry Kane - Kapten dari Tottenham ini gagal mencetak gol pada dua pertandingan tandang terakhir. Sanggupkah Kane (6,5) mengubahnya di St. James Park?
Sergio Aguero - 50/50. Aguero (12,5) tampak sudah mendapatkan ketajamannya kembali. Meski begitu penampilan Man. City secara keseluruhan tetap buruk.

Kapten
Glenn Murray - Pemain yang satu ini jelas bukan pilihan populer, hanya 4,3% manajer FPL yang mengandalkan Murray (5,3). Namun, ia berhasil meraih 39 poin dari empat GW terakhir. Mencari pemain pembeda? Murray orangnya!

Friday, 10 April 2015

Tips FPL [Gameweek 32]: Main Tandang

"The Citizens akan sangat diunggulkan atas Man. United, bila pertemuan mereka terjadi dua atau tiga bulan sebelum pekan ini, namun keadaan telah berubah."
Laga-laga kandang biasanya memberikan lebih banyak poin, biasanya, tapi di Gameweek 32 anggapan tersebut dikesampingkan dahulu.

Pasalnya, tiga dari empat tim teratas dari klasemen Premier League memainkan pertandingan mereka di kandang lawan. Arsenal mengunjungi Turf Moor, Chelsea melawat ke Loftus Road, sedangkan Man. City punya hajatan derby Manchester di Old Trafford. 

Bagi Arsenal, Burnley memang salah satu tim papan bawah. Tapi melihat bagaimana Tottenham Hotspur menyulitkan diri sendiri untuk memasukkan bola ke gawang Heaton, maka the Gunners tahu kebanyakan mengoper bola antara mereka sendiri dan hasil yang sama kemungkinan besar terulang.

Ingat bagaimana harapan terhadap Kane untuk meraup gol kandas begitu saja? Tentu para manajer FPL tidak ingin hal serupa terjadi pada Giroud di GW 32.

Sementara pemuncak klasemen Chelsea kehilangan kehadiran Costa di lini depan. Sumber gol utama the Blues dan pencetak gol terbanyak liga. Juru selamat bagi para manajer FPL yang koceknya tidak cukup dalam untuk memilih Aguero. Kini Remy menjadi penyerang utama yang diandalkan menghadapi QPR.

Kemudian, Man. City. The Citizens akan sangat diunggulkan atas Man. United, bila pertemuan mereka terjadi dua atau tiga bulan sebelum pekan ini, namun keadaan telah berubah.

Performa juara bertahan Premier League sedang buruk. Amat buruk. Man. City yang menjadi pesaing terdekat Chelsea kini berusaha bertahan untuk tetap maju ke Liga Champions.

Dan sebaliknya pasukan Van Gaal begitu optimistis membuktikan Man. United bukan sekadar nama besar.

Pertandingan pilihan
Sudah rutin bahwa pertandingan yang masuk pertandingan pilihan adalah yang memiliki potensi mendapatkan banyak poin, tapi untuk GW 32 derby Manchester pantas dibicarakan.

Berkaca pada hasil-hasil derby Manchester, anak-anak asuh Pellegrini tetap diunggulkan karena kemenangan terakhir the Red Devils terjadi pada 9 Desember 2012. 

Itu pun terjadi karena gol menit terakhir saat bola tendangan Van Persie membentur kaki Nasri. Tidak ada jaminan Man. United sebagai tuan rumah akan menang. 

Yang pasti Anda tidak ingin memilih bek dari dua tim ini. Masih ada Fonte, Bertrand atau Clyne dari Southampton yang bermain di St. Mary's.

Untuk lini tengah Mata dan Silva boleh diperdebatkan. Mata telah mengumpulkan 22 poin sejak dipercaya tampil oleh Van Gaal pada tiga GW terakhir. Gelandang bernilai 8,4 Pound ini juga pemilik poin tertinggi di lini tengah Man. United. Begitu juga dengan Silva di lini tengah Man. City.

Di lini depan, Rooney yang mencetak empat gol dari lima (di mana ia gagal mencetak gol penalti ke Liverpool) masih dapat diandalkan. Sementara, Aguero yang nilai jual-belinya kembali turun (0,5 sejak GW 30) menjadi satu-satunya pilihan Pellegrini sebagai ujung tombak.

Boleh nih
Loic Remy - Drogba jelas tidak akan tampil 90 menit dan pesepak bola berharga 7,1 Pound ini sudah seharusnya jadi pilihan pertama para manajer FPL yang percaya dengan Chelsea.
Olivier Giroud - Bahkan saat Giroud tampak tidak akan mencetak gol ke Liverpool pekan lalu pemain bernilai 8,8 Pound ini tetap mendapatkannya.
Glenn Murray - Penyerang yand dibanderol 5,1 Pound memanen 24 poin pada 2 GW terakhir dan Palace memenangkan empat dari lima laga tandang terakhir mereka.

Kapten
Olivier Giroud - Sanggupkah Giroud melakukan apa yang Kane tidak bisa? Bahan banter yang cocok untuk derby London utara. :D

Saturday, 4 April 2015

Tips FPL [Gameweek 31]: Lima Catatan Penting

"Villa dan QPR memang menggiurkan dengan kesempatan mendapatkan poin lebih. Namun, lihat dulu lawannya."
Akhirnya ada Premier League lagi! Mari, susun dulu tim Fantasy Premier League untuk Gameweek 31.

Setidaknya ada lima catatan di GW 31: Arsenal lawan Liverpool, derby Tyneside, Everton menjamu Southampton, pertandingan ganda bagi QPR dan Aston Villa, dan peluang bagi pemain Tottenham Hotspur memanen poin atas Burnley di Turf Moor.

Selain laga tandang Kane cs., catatan lain di atas harus diwaspadai karena, di atas kertas, tim-tim tersebut masih sepadan. 

Southampton terkenal di FPL dengan poin dari clean sheet mereka, tapi siapa yang dapat jamin mengingat kiper utama tengah cedera dan pasukan Martinez diharapkan tampil bagus di Goodison Park.

Begitu juga dengan derby Tyneside. Sunderland yang diambang degradasi justru semakin berbahaya untuk Newcastle. Untuk catatan, terakhir kali the Black Cats kalah dari Magpies terjadi di Agustus 2011.

Lalu, ada big match GW 31 antara Arsenal dan Liverpool. Yang satu ini bisa jadi jebakan batman. Secara performa, maka the Gunners lebih unggul, tapi anak-anak asuh Rodgers jelas tidak dapat dipandang sebelah mata. Ingat, the Reds masih punya kesempatan maju ke Liga Champions dan tambahan tiga poin pekan ini akan sangat berarti.

Kemudian, Villa dan QPR memang menggiurkan dengan kesempatan mendapatkan poin lebih. Namun, lihat dulu lawannya. The Lions harus menjadi tamu Man. United sedangkan the Hoops menjalani dua laga tandang (kita tahu bagaimana nilai merah mereka soal statistik yang satu ini!).

Pertandingan pilihan
Sunderland lawan Newcastle. Ya, Sunderland lawan Newcastle, bukan Arsenal versus Liverpool,  yang pantas menjadi pertandingan pilihan GW 31.

Dengan sisa tujuh laga sampai akhir musim dan perbedaan poin yang ketat untuk menuju Liga Champions, apa Anda kira Arsenal dan Liverpool akan bermain gung ho? Agaknya tidak.

Maka, beralihlah pada pertandingan di Stadium of Light. 

Sunderland di ujung tanduk karena hanya berjarak satu poin dari zona merah, sedangkan Newcastle berjuang demi gengsi karena sudah empat musim tidak menang derby.

Waspadai laga ini bila tim FPL Anda memiliki pemain belakang dari salah satu tim. Dari 10 pertemuan, tidak ada laga yang berakhir imbang 0-0. Sunderland sukses meraih tiga clean sheet dan Newcastle hanya satu.

Pertahanan Sunderland dan Newcastle pun, seperti kita tahu, buruk. Yang namanya pertama disebut adalah tim dengan jumlah kebobolan terbanyak keenam di liga, lalu lini belakang yang terakhir disebut hanya lebih baik dari QPR, Burnley, dan Leicester, tiga tim yang berada di zona merah.

Boleh nih
Olivier Giroud - Giroud sedang panas dengan enam gol dari lima laga. Ketiadaan Skrtel di jantung pertahanan Liverpool membuat penyerang Prancis kian pantas jadi pilihan di FPL.
Marouane Fellaini - Si Kribo ini merupakan kartu AS dari Van Gaal. Fellaini pun tampil bagus di laga uji coba internasional dengan menyumbangkan tiga gol dari dua pertandingan bersama timnas Belgia.
Charlie Austin - Satu-satunya pemain, dari dua tim (QPR dan Villa) yang tampil dua kali di GW 31, yang pantas dipercaya.

Kapten
Harry Kane - Posisi Kane sebagai pencetak gol terbanyak di empat divisi teratas liga Inggris terancam saat Benik Afobe mencetak gol bagi Wolves. Namun, penyerang muda timnas Inggris itu punya kesempatan menjauhkan diri saat melawan Burnley.

Saturday, 21 March 2015

Tips FPL [Gameweek 30]: Andalkan Laga Kandang

"Dengan pengecualian bagi Liverpool yang harus menghadapi lawan seimbang Manchester United, tiga tim lain seharusnya menang."
Sejumlah tim papan atas Premier League memainkan laga kandang. Kesempatan ini dapat dimaksimalkan untuk mencari poin Fantasy Premier League di Gameweek 30.

Mari kita lihat, dari tujuh tim paling atas di klasemen ada empat yang tampil di hadapan pendukung sendiri, yaitu: Manchester City, Southampton, Tottenham Hotspur, dan Liverpool.

Dengan pengecualian bagi Liverpool yang harus menghadapi lawan seimbang Manchester United, tiga tim lain seharusnya menang. Toh, Man. City di atas kertas unggul atas West Bromwich Albion, Southampton "hanya" melawan Burnley dan Tottenham menjamu juru kunci Leicester.

Faktor kandang bukan sekadar tekanan psikologis dari mayoritas suporter di stadion bagi tim tamu. Simon Kuper dalam Soccernomics membahas wasit pun akan lebih memihak yang punya hajat, entah sadar atau tidak, dalam mengambil keputusan. Sehingga menjagokan tuan rumah adalah langkah yang bagus,

Lumrah bila para manajer FPL memilih para pemain belakang Southampton untuk mencari poin clean sheet, dan menaruh label kapten pada Kane di GW 30.

Pertandingan pilihan
Liverpool menyambut kedatangan rival Man. United di GW 30. Bukan hanya laga ini derby north-west, tapi kedua tim bersaing sengit memperebutkan tiket di Liga Champions dengan selisih dua poin antara mereka.

Man. United bermodalkan kemenangan meyakinkan atas Tottenham pekan lalu, walau begitu Liverpool akan difavoritkan. The Reds tidak pernah kalah di Premier League sepanjang 2015. Pertanyaan besarnya, sanggupkah Wayne Rooney dan kawan-kawan mengubah catatan tersebut?

Dari segi hiburan, Liverpool dan Man. United jempolan. Kedua tim dalam keadaan seimbang, begitu juga peringkat di klasemen. Namun, para bek mereka meragukan untuk dipasang dalam tim FPL. Bila terpaksa, maka pilihannya dianjurkan untuk memasukkan Martin Skrtel cs. daripada Phil Jones dan kolega.

Mignolet telah meraih 12 clean sheet, Skrtel turut berperan dalam 11 di antaranya. Sementara De Gea melakukannya 10 kali, tapi Jones dan Rojo sebagai bek terbaik hanya mencatatkan 5 clean sheets.

Saking tidak yakinnya dengan hasil positif untuk pasukan Van Gaal di Anfield, saya pun yang mendukung Man. United sejak 1999 lebih berani menaruh taruhan untuk Liverpool. 2-0. Rasanya sih skornya tepat.

Boleh nih
Romelu Lukaku - QPR sempat dikenal kuat di Loftus Road, tapi mereka gagal menang di enam laga terakhir di mana terjadi empat kekalahan. Kesempatan bagi Lukaku dan Everton untuk meneruskan performa bagus GW 29.

Aaron Ramsey - Sebagian manajer FPL mungkin merasa Ramsey hanya mengalami lonjakan penampilan di Premier League, tapi permainannya di Monaco terlihat tajam. Sang gelandang mencetak dua gol dan satu asis dari dua laga terakhir.

Nathaniel Clyne - Clyne, Fonte, Bertrand, Alderweireld bila Anda sanggup maka pasang mereka. Anjuran untuk Clyne hanya semata karena ia peraih poin terbanyak di lini belakang Southampton.

Kapten
Harry Kane - Tottenham. Lawan. Leicester. Di. White Hart Lane.

Tuesday, 3 March 2015

Tips FPL [Gameweek 28]: Perbandingan Duo London

"Sejak 2015, Kane telah mengumpulkan sembilan gol dan tiga asis, lampu hijau masih menyala bagi penyerang berusia 21 tahun. "
Dalam jeda Gameweek 27 dan 28 yang selebar jalanan Dago Pojok di hari kuliah, para manajer akan sibuk mencari pemain Tottenham Hotspur dan Queens Park Rangers untuk dijadikan andalan Fantasy Premier League.

Lumrah untuk mencari pemain dari duo London tersebut mengingat Spurs dan QPR harus bermain dua kali di GW 28. Mengisi jatah dua dari tiga pemain lini depan dengan Kane dan Austin tampaknya menjadi pilihan populer untuk dilakukan.

Benarkah?

Betul bahwa kedua pemain punya kesempatan mendapatkan poin lebih banyak dari jumlah pertandingan mereka, tapi bagaimana dengan performa Kane dan Austin. Sejak 2015, Kane telah mengumpulkan sembilan gol dan tiga asis, lampu hijau masih menyala bagi penyerang berusia 21 tahun. Namun bagi Austin nyalanya lampu mulai berubah menjadi kuning.

Austin yang menyumbangkan 12 gol sebagai ujung tombak QPR pada paruh musim mulai mengalami seret gol. Dari enam pertandingan Premier League di 2015 yang dilakoninya, penyerang bernomor punggung sembilan itu baru mencetak dua gol.

Pertandingan pilihan
Southampton akan menjamu Crystal Palace di GW 28. Akankah the Saints bangkit? Atau Alan Pardew sanggup meneruskan performa tandang sebelumnya ketika meraih poin maksimal di Upton Park?

Ronald Koeman yang bereksperimen di GW 27 dengan menerapkan 5-3-2 untuk menjadikan Clyne dan Bertrand sebagai wing back mendapat pengalaman berharga dengan kekalahan 0-1 dari WBA. Ketika tim asuhan manajer asal Belanda kembali memainkan 4-2-3-1 momentum pertandingan sudah terlambat untuk menyamakan kedudukan dengan tuan rumah.

Bila Southampton sanggup mengembalikan agresivitas, maka laga menjamu Palace dapat mempertontonkan jual beli serangan yang cukup menarik. The Saints dengan rekor gol kebobolan paling sedikit musim ini menghadapi the Eagles yang tampil lebih ofensif sejak ditangani Pardew.

Atau ada "derby London" QPR dan Spurs yang boleh diintip.

Boleh nih
Harry Kane - Pemain yang dibanderol dengan harga 6,2 ini mencatatkan nilai performa 10 dalam 30 hari terakhir di FPL. Dengan angka 10 itu, artinya Kane yang terbaik se-FPL saat ini.

Sadio Mane - Belakangan melihat permainan Graziano Pelle suka bikin sakit hati. Maka beralihlah kepada Mane yang mulai digeser ke depan. Tidak ada alasan khusus.

Philippe Coutinho - Sebagai penampil terbaik Liverpool saat ini dengan nilai performa 6, Coutinho berkesempatan besar menambah pundi-pundi golnya saat menjamu Burnley yang selalu kebobolan dalam 11 pertandingan terakhir.

Kapten
Harry Kane - tenouttaten! Masa masih butuh alasan lain.

Friday, 27 February 2015

Tips FPL [Gameweek 27]: Cari Poin dari Gol di Anfield

"Skrtel, Moreno, dan Clichy dapat dikesampingkan dahulu. Sementara kondisi ini menjadi kabar baik bagi Aguero, Silva, Sterling, Coutinho dan Sturridge."
Fantasy Premier League di Gameweek 27 tidak menyertakan Tottenham Hotspur dan Chelsea, dengan Liverpool menghadapi Manchester City dan Arsenal menjamu Everton sebagai menu utama.

Harus diwaspadai empat tim; Chelsea, Tottenham, Queens Park Rangers dan Leicester City , tidak bermain pekan ini. Artinya nasib buruk bagi kalian yang memiliki Ivanovic, Terry, Eriksen, Kane dan Austin dalam satu tim.

Kehilangan Kane, yang saat ini pemain paling populer dengan menjadi pilihan dari 46% manajer FPL, rasanya memang agak sepet. Sekaligus menjadi bahan yang menarik untuk mencari pengganti yang tepat bagi penyerang Tottenham itu.

Juga disayangkan kita tidak dapat memasang Ivanovic (135 poin) yang memimpin perolehan poin pemain belakang dengan keunggulan yang cukup jauh dari pesaing terdekat Terry (120). Padahal bek asal Serbia tengah panas dengan mencetak dua gol dari tiga GW terakhir.

Mencari pengganti dari dua pemain di atas tidak semudah itu, namun bukan berarti pilihannya terbatas.

Pertandingan pilihan  
Bila ada daftar laga yang wajib disaksikan dalam GW ini, maka pertemuan Liverpool dan Man. City akan berada di puncak. Pekan lalu kedua tim sama-sama mendapatkan clean sheet, tapi jangan berharap banyak hal itu dapat terulang di GW 27. Dan ini bukan bicara soal penampilan the Reds dan the Citizens yang mengecewakan di Eropa.

Dari tujuh pertemuan terakhir the Reds dan the Citizens di seluruh kompetisi selalu terjadi gol. Jumlahnya tidak minim, mencapai rataan di atas 2,5 gol per pertandingan. Terakhir kali mereka mendapatkan clean sheet atas lawannya terjadi di 11 Januari 2012 ketika Liverpool menang 1-0 di Etihad dalam Piala Liga.

Maka lebih baik untuk menghindari memasang pemain belakang dari salah satu tim seperti, Skrtel, Moreno, dan Clichy dapat dikesampingkan dahulu. Sementara kondisi ini menjadi kabar baik bagi Aguero, Silva, Sterling, Coutinho dan Sturridge.

Meski pertemuan akan dilangsungkan di Anfield duet Aguero dan Silva tetap dapat diandalkan oleh para manajer. Dari empat pertandingan terakhir, Aguero sukses mencatatkan 30 poin dan Silva dengan 31 poin. Dari kubu tuan rumah, Coutinho meraih poin paling banyak sepanjang bulan ini dengan 24 poin dan Sterling menyusul dengan 21 poin.

Boleh nih
Kieran Trippier - Mencari bek yang dapat menyumbang poin dari asis? Bila Baines yang bertandang ke Emirates tampak sulit mendapatkannya, maka Trippier muncul sebagai alternatif. Ia memberikan tiga asis dari lima laga terakhir Burnley. 

Papiss Cisse - Newcastle berpotensi mendapatkan poin maksimal menghadapi Aston Villa yang selalu kalah pada lima laga tandang terakhir. Cisse dengan harga 5,4 yang merupakan penyerang paling berbahaya Magpies (10 gol) pun berpotensi menambah pundi-pundi golnya.

Sergio Aguero - Dari delapan pertandingan yang telah dilalui Kun melawan tujuh besar Premier League, ia mencetak tujuh gol dan tiga asis. Tanda bahaya bagi bek Liverpool.

Tahan dulu
Per Mertesacker - Bila Anda mencari pemain Arsenal dengan clean sheet terbanyak maka nama bek Jerman ini akan muncul (8 kali). Tapi melihat penampilannya menghadapi Monaco agaknya harus dipikir-pikir ulang karena Everton sebagai lawan punya potensi bahaya di lini depan.

Wayne Rooney - Ya, benar, Rooney mulai kembali dipercayai oleh Van Gaal untuk kembali mengisi posisi penyerang setelah Falcao mengecewakan dan Van Persie cedera, tapi ia baru mencetak satu gol sepanjang 2015 dan itu pun bukan di Premier League. Belum lagi bila mempertimbangkan harganya di 10,5. Duh.

Dame N'Doye - Eks Lokomotiv Moscow baru bermain tiga pertandingan, tapi sudah mencetak dua gol dan satu asis bagi Hull City yang berbuah 19 poin di FPL. Meski harganya murah dengan 5,5 tapi GW ini the Tigers bertandang ke tempat sulit di Britannia.

Kapten
Sergio Aguero - Memang mahal, tapi penyerang asal Argentina memberikan jaminan poin. #AgueroFC